Jumat, 26 Agustus 2016

 Ini adalah kelanjutan dari cerbung remaja "Selamanya Bersamamu" enjoy-in aja ya >>


            Hari ini adalah hari yang sangat melelahkan.Tanpa berpikir panjang,aku langsung menjatuhkan tubuhku di atas tempat tidurku.Tujuh jam di sekolah bagiku seperti 24 jam saja.Apalagi sekarang aku sekelas sama orang rese’ kaya Dera.”Dera..Hmmm..nama yang bagus..Tapi tak sebagus kelakuan pemilik nama itu..”pikirku.Mungkin karena kelelahan,aku mulai tertidur.”Binta..Cepet bangun!”.Suara itu membuatku terbangun dari mimpi indahku.”Apaan sih,lagi enak-enak mimpi kok dibangunin segala.”gerutuku.”Binta!”teriak Mamaku lagi.”Iya,Ma..Binta ke sana.”kataku.Aku pun bergegas menuju dapur sebelum teriakan Mamaku membuat telingaku ngilu.”Ada apa Ma?”tanyaku dengan nada malas.”Tolong kamu beliin gula di warung dekat rumah.”perintah Mama.”Hmm..Iya ma ..”kataku sambil berjalan lesu keluar rumah.Aku langsung pergi ke warung yang jaraknya hanya empat rumah dari rumahku.
            
             Beberapa langkah dari warung itu,tiba-tiba..”Breeakk”.”Aduh-aduh maaf gue ga sengaja”kata seseorang yang menabraku.Lututku lecet sehingga darah segar benar-benar keluar.Aku hanya merintih kesakitan sambil memegangi lututku itu.”Lo ga apa-apa kan?”tanyanya.Saat aku menoleh  ke wajahnya”Lo lagi,Dera?!”kataku setengah berteriak.”Maaf,gue ga sengaja.Tadi gue pikir ga ada orang,lagian lo muncul tiba-tiba sih ..”katanya.Aku mencoba berdiri dan dia hendak membantuku.”Ga perlu.Gue bisa sendiri.”sergahku.”Kalau naik sepeda pake mata dong,masa orang segede gini lo ga bisa liat?”ucapku sembarang.Tanpa mendengarkanku dia langsung berlari ke warung tadi.Dengan kaki yang sakit aku langsung pergi meninggalkan gulaku yang berceceran di jalanan akibat insiden itu.Saat beberapa langkah ”Tunggu-tunggu.”teriak Dera.Aku tak menggubrisnya.”Lo tuli ya?”teriaknya lagi.Kalimat itu berhasil membuat telingaku semakin panas.Akupun menghentikan langkahku.”Apa lagi sih?”kataku sangsi.Melihatku berhenti,Dera langsung berlari ke arahku.”Nih,gue udah berbaik hati beliin lo plester,dan gulanya sekalian.”katanya dengan lagak sok baik,dia memasangkan plester ke lututku.Aku hanya diam saja tanpa melihat wajahnya.”Udah,,Lo mau gue anterin gak?”katanya.”Nggak perlu gue bisa pulang sendiri.Makasihh..”kataku sewot.
            Saat tiba di rumah,”Ma..Binta udah pulang.”teriaku.Saat mama melihatku,air muka Mama terlihat sangat khawatir.”Ya Ampun Binta..Kamu kenapa?”tanya mamaku sambil memegang lututku.”Aduh..Nggak apa-apa kok ma,tadi ada orang yang gak sengaja nabrak aku pake sepeda.”jelasku.”Pantes aja kamu lama banget.Tapi kamu nggak apa-apa kan sayang..?”tanya Mamaku.”Nggak kok..Ini Ma,gulanya..”kataku sambil memberikan gula ke Mama.”Yaudah kamu mandi dulu gih,udah sore.”suruh Mamaku.”Oke,Mamaku yang bawel..hehe.”gurauku.Aku bergegas menuju kamar mandi.


            Hari ini,cerah banget.Berhubung lututku masih sakit,hari ini aku diantar sama Papaku.Hal yang kukhawatirkan benar-benar terjadi.Gea melihatku berjalan dengan kaki pincang.Sontak saja dia langsung berlari ke arahku dengan  mata yang masih melotot melihat kaki kananku.”Lutut kamu kenapa Bi?”tanya Gea.”Oh,ini..nggak apa-apa kok.”jawabku sambil cengengesan.”Kamu habis jatuh ya?”tanya Gea,tetapi lebih tepatnya introgasinya yang pertama.”Kemarin sore ada orang yang nggak sengaja nabrak aku.”jelasku.”Apa?Beneran Bi?Orangnya pake truk atau mobil?”tanyanya dengan kening yang berkerut.”Ya nggak lah kalau truk yang nabrak aku..Wasalam ..”kataku sedikit kesal.”Hehe..Just kidd tuan putriku..”rayunya lagi.”Yaudah deh,aku pergi ke kelas dulu ya..Da...”kataku sambil melambaikan tangan.Tiba-tiba tangganya menghalagi langkahku.”Eits,berhubung sohib kamu ini baik hati,aku bawain tas kamu deh.”kata Gea antusias.”Hmm..okelah”.Aku langsung memberikan tas ku kepada Gea.Kami bergegas menaiki satu per satu anak tangga yang panjang itu.Sesekali sahabat terbaiku ini memegang lenganku untuk membantuku berjalan.Setelah tiba di kelasku,Gea langsung menaruh tasku di bangkuku.”Makasih ya Gea,kamu baik banget..”kataku seperti anak kecil.”Oke,sama-sama..Aku balik ke kelas dulu ya..”katanya.


To be Continue

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah sewajarnya .. Thanks