Minggu, 21 Agustus 2016

CERBUNG REMAJA

Hay hay hay..Selamat siang sobat Anak Bangsa.Kali ini saya akan berbagi sebuah cerbung remaja.Ini hasil ciptaan saya sendiri lho...Enjoy-in aja deh>>                                


                               Selamanya Bersamamu


              Namaku Binta Azzar.Kalian bisa memanggilku Binta.Umurku empat belas tahun dan saat ini aku bersekolah di SMP Anak Bangsa.Sekarang aku tengah merasakan apa itu jatuh cinta.Namun,cintaku kali ini benar-benar membuatku serbasalah.Di satu sisi aku ingin memperjuangkan cinta ini.Tetapi,di sisi lain aku harus mengorbankan cinta ini demi kebahagiaan seseorang.Apakah ini yang dimaksud cinta dalam arti sesungguhnya.Cerita ini adalah cerita cinta yang panjang dan harus diselesaikan.

            “Bi,Ke sini,cepetan!”kata Gea.Aku langsung berlari menuju lorong kelasnya.”Apaan Ge?”tanyaku.”Tuh,si pangeran kodok impianmu!”ejeknya sambil menunjuk seorang cowok yang berdiri memakai jas hitam.”Apaan sih kamu.Pangeran kodok?ih..ogah ya..”kataku.”Kemarin aja nyariin sekarang udah di depan mata tuh.”Gea nyerocos lagi.”Udahlah Ge.Apaan sih..sekarang itu aku gak demen lagi sama tuh cowok songong.Lagian dia juga udah punya pacar.”jelasku.”Aduh .. iya..iya tuan putriku yang cantik.Aku Cuma bercanda doang.Jangan marah donk..”katanya merayuku.Oh iya Gea Anastacia itu salah satu dari dua sahabat terbaiku.Dia selalu ada saat aku membutuhkannya.Dia itu rada nyebelin deh orangnya.Tetapi,nyebelinnya itulah yang ngebuat aku bisa sahabatan dengan dia.”Ya udah deh aku ke kelas dulu ya..”kataku sambil lari menuju tangga di samping kelasnya.”Awas kamu Bi..Hahaha”katanya seperti nenek sihir.

            Tahun ini aku mendapatkan kelas di lantai dua.Entah keberuntungan atau kesialan yang pasti aku sangat menyukainya.Saat aku masuk ke dalam kelas,kulihat udah banyak orang yang datang.Saat kuihat kursi-kursi di kelasku dan berharap ada kursi kosong di belakang.”Gila..Ni anak pada datang semua tapi kursi depan pada kosong.Dasar..”gerutuku dalam hati.Aku langsung menaruh tas ku di kursi paling depan dan paling strategis.Strategisnya karena kursiku dapat berhadapan langsung dengan kursi guru.”Bi.”panggil seseorang sambil menepuk bahuku.”Ya,kenapa Vi?”tanyaku.”Aku boleh duduk sama kamu gak?”katanya.”Hmm..boleh kok”.Dia langsung tersenyum dan meletakan tas nya di kursi sebelahku.Ketika aku berlari hendak keluar kelas,”Bruukk.”suara buku terjatuh di depanku.”Maaf-maaf,aku gak sengaja tadi.”kataku sambil membereskan buku yang berserakan.”Gimana sih lo,jalan gak pake mata!”katanya.”gue udah minta maaf ke lo,hargai kek..Lagian di mana-mana itu,jalan pake kaki.Emangnya lo mau  taruh mata lo di kaki?”tukasku.Cowok jangkung berkulit putih itu langsung pergi membawa buku itu dan acara buang sampah kulanjutkan setelah adanya pending memalukan tadi.

            “Teet Teet”bel pulang sekolah berbunyi.Aku langsung mengambil tasku dan berlari menuruni satu demi satu anak tangga.Tujuanku kali ini adalah menemui Gea di kelasnya.”Gea,sini cepet!”teriaku.Gea yang melihatku langsung berlari ke arahku”Ada apa Bi?mau curhat ya?”tebaknya.”Sotoy kamu.Tapi iya sih.hehe.”kataku.Selama dua tahun terakhir ini Gea adalah tempat curhat setiaku.Begitupun juga denganku,Gea paling doyan curhat tentang doinya.Sambil berjalan menuju gerbang aku curhat ke dia.”Ge,tadi aku nggak sengaja nabrak cowok yang paling rese’ sedunia.Tadi itu aku udah minta maaf dan berbaik hati membereskan bukunya.Tapi dia malah marah-marah ke aku.”kataku panjang lebar.”Terus,kamu pasti tonjok dia kan?haha”kata Gea .”Ya gak lah.Lagian aku juga nggak pernah liat dia selama aku sekolah  di sini.Emang aku sekejam itu?”sanggahku.”Kaya gimana sih dia?”.tanya Gea.Tiba-tiba lewat di depan kami  cowok bertubuh jangkung yang tadi aku ceritakan.Dia sedikit meliriku dengan sinis.”Ya Tuhan!apa tadi dia mendengar pembicaraanku?”gumamku sambil memukul kening.”Kenapa kamu Bi?”tanya Gea.”Itu tuh,cowok yang aku ceritain ke kamu.Nanti kalau dia denger gimana?”terangku sambil menunjuk si cowok itu.”Oh..dia..”kata Gea.”Emangnya kamu kenal sama dia?”tanyaku.” namanya Dera.”kata Gea.”Oh Dera..”lanjutku.



To be continued ..
       
       
       
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah sewajarnya .. Thanks